Author Archives: travelia

  • 0

Mekanisme Pemesanan dan Pembayaran Paket Tour

Category : Uncategorized

MEKANISME PEMESANAN DAN PEMBAYARAN PAKET TOUR TRAVELIA

  1. LANGSUNG
    Daftar dan isi data serta setoran tunai di Kantor Travelia Indonesia
    Jl. H. Mahali No 33 Pondok Cina, Beji Depok, atau di Gedung ILRC Universitas Indonesia Lantai 2. Kampus UI Depok
  2. ONLINE (MELALUI WHATSAPP)
  3. Mengisi data seperti:
    Nama (Sesuai Paspor):
    Tempat Tanggal Lahir:
    Jenis Kelamin:
    Email:
    No HP:
    Alamat:
    Pekerjaan:
    No Paspor:
    Masa Berlaku Paspor :
    Pilihan Tour:           (Jenis dan Tanggal)
    Jumlah (Pax):
    Special Request:           (Jika ada)
  4. Travelia akan menjumlahkan pesanan Anda, lalu menginfokan nomor rekening
  5. Lakukan pembayaran hanya pada rekening atas nama Ihsanul Afwan
  6. Konfirmasi pembayaran melalui kontak kami
  7. Anda akan menerima Invoice pemesanan
  8. Selesai dan tinggal tunggu e-dokument untuk berangkat 😊

 

  1. MELALUI WEBSITE ( HTTPS://WWW.TRAVELIATOUR.CO.ID )
    1. Pilih menu Produk.
    2. Pilih paket yang anda inginkan.
    3. Pilih add to chart / masukan ke keranjang.
    4. Pillih view chart/ lihat keranjang.
    5. Masukkan kupon / kode voucher jika ada.
    6. Pilih checkout.
    7. Isi data dengan benar.
    8. Centang I’ve read and accept the terms & conditions.
    9. Pilih Place Order.
    10. Lakukan pembayaran sesuai nominal pada nomor rekening yang tertera.
    11. Lakukan konfirmasi pembayaran melalui kontak Travelia
    12. Anda akan menerima invoice, e tiket, serta akan dihubungi tim Travelia
  2. MELALUI MARKET PLACE (TOKOPEDIA, BUKALAPAK, SHOPEE)
    1. Jenis paket berupa voucher sebagai simbolis pembelian.
    2. Pilih paket yang diinginkan.
    3. Add to chart seperti belanja online biasanya.
    4. Isi data diri.
    5. Kemudian lakukan pembayaran pada nomor rekening market place
    6. Anda akan menerima voucher dalam 3 (tiga) hari kerja.
    7. Selesai.

INFO KONTAK


  • 0

Tips Penting Menukar Rupah Ketika Ingin ke Luar Negeri

Category : Uncategorized

Author : Ihsanul Afwan

Tips ini mungkin sudah banyak yang tahu, tapi tidak sedikit juga yang belum tahu. Apalagi bagi Anda yang baru atau akan memulai perjalanan ke luar negeri.  Saya akan mencoba menyederhanakan bahasa dengan tidak menggunakan istilah ekonomi yang berlebihan. Jika berada di luar negeri, tentu anda diwajibkan menggunakan mata uang setempat, sehingga Anda harus menukar uang (rupiah) anda ke mata uang asing tempat anda akan bepergian. Sebelumnya pahami dulu dua istilah ini: jika sudah paham skip aja

Kurs Jual
Adalah pihak bank/ money changer yang menjual uang (patokannya uang di negara tersebut). Misal anda ingin membeli 100 Ringgit, kurs jualnya adalah 3.200. Maka 3.200 x 100 = 320.000. Jika ingin menukar 1 juta rupiah uang anda, tinggal dibagi: 1.000.000 : 3.200= 312.5 Ringgit. Pada beberapa negara bahasanya disederhanakan  menjadi we sell (kami jual) “kami” nya merujuk pada pihak bank/ money changer.

Kurs Beli
Adalah pihak bank/ money changer yang membeli uang kita. Misal anda ingin menukar Ringgit yang berlebih kembali ke rupiah. Maka ringgitnya dibeli oleh bank dan ditukar dengan rupiah. Pada beberapa negara bahasanya adalah we buy (kami beli) kami nya merujuk pada bank/ money changer.
Mungkin bagi anda yang belum biasa tukar menukar uang akan sedikit kesulitan membedakan keduanya. Tapi yakinlah suatu saat anda akan bisa membedakan keduanya secara jelas. Setelah paham tentang 2 istilah ini, barulah simak tips berikut untuk memaksimalkan keuntungan penukaran uang anda. Berikut tips nya:

  1. Tukar mata uang Anda di negara sendiri

Menukar rupiah di Indonesia akan lebih baik dibandingkan membawa rupiah anda mentah-mentah ke negeri orang. Misalnya untuk ke Malaysia, anda harus membawa Ringgit. Jika menukar uang di Indonesia Rp. 1 juta, anda bisa mendapatkan 312.5 Ringgit malaysia karena kurs jual saat itu Rp. 3.200/ Ringgit

1jt/3.200= 312.5 RM

Dibanding menukar di Malaysia, rupiah akan lebih lemah yakni dihargai RM 300/ 1 juta

Artinya anda kehilangan 12.5 ringgit (setara 40 ribu rupiah) untuk 1 juta. Kalau nukar 10 juta? Udah rugi 400 ribu, lumayan kan??

Tetapi pastikan dulu bahwa nilai rupiah lebih kuat di negara sendiri dibanding ditukar di negara lain. Jika Anda tahu, di Malaysia sebenarnya memiliki spot-spot penukaran yang bahkan harganya lebih baik dibandingkan di Indonesia, yaitu di KL Sentral dan sekitaran Bukit Bintang, Update 01 Agustus 2018, ketika nilai Rupiah adalah 3.175/ Ringgit, money changer di Indonesia mematok harga Rp. 3.250/ Ringgit, sedangkan di Malaysia hanya 3.190/ Ringgit.

  1. Gunakan money changer dengan kurs beli tertinggi.

Sabar adalah kuncinya. Jangan buru-buru menukar uang anda jika melihat money changer. Antara money changer juga memiliki kurs jual/beli yang cukup berbeda satu sama lain. Gunakan money changer berlisensi. Di malaysia, Bukit Bintang adalah salah satu surga penukaran uang. Selain banyak, money changer disini juga punya nilai kurs jual rendah dan kurs beli tinggi. Misal untuk rupiah, money changer di KLIA mematok kurs beli 1 USD= 3.7 Ringgit; di KL sentral 3.97 Ringgit ; dan Bukit Bintang 4.05 Ringgit ( di hari yang sama). Saya saat itu menukar 350 USD di KL sentral. Awalnya senang karena kurs belinya lebih tinggi dibanding di KLIA, tapi saat melihat di bukit bintang lebih tinggi, agak nyesek juga. Wkwkk. Tapi lebih nyesek kalo nukar uang di KLIA, margin antara KLIA dan Bukit Bintang cukup jauh, yakni 122.5 Ringgit untuk jumlah USD yang sama (350 USD) atau sekitar 410 ribu rupiah. Lumayan kann????

  1. Tukar Rupiah ke USD (dolar Amerika) dulu, baru tukar USD ke mata uang negara yang anda tuju.

USD tak bisa dipungkiri sangat kuat terhadap mata uang lain. Menukar rupiah ke USD kemudian menukar USD ke mata uang lain terkadang memberi keuntungan tersendiri.

Misal kurs jual ringgit adalah Rp. 3.360/ Ringgit, maka jika menukar rp 3.360.000 anda akan dapat 1000 ringgit. Bandingkan jika menukar ke USD dulu.

Misal 1USD= Rp. 13.350. Maka dengan Rp. 3.360.000 tadi anda dapat 251.6 USD
Kemudian jika 1USD= 4.05 Ringgit, maka
251.6 X 4.05= 1.018.9 Ringgit
Anda untung 18.9 Ringgit atau sekitar Rp. 63.700
Mungkin sepele, tapi jika anda sudah sering melakukan tukar menukar uang, nilai tersebut akan terasa penting. Apalagi jika menukar Rupiah di negara asing, bisa jatuh. USD patut menjadi uang cadangan anda.

Note:
USD memang pilihan ter-aman, tapi pastikan juga nilai USD tidak lebih rendah di negara tujuanmu dibanding negara kita.

Semoga bermanfaat